23 Januari 2009

Menstrual disorder

Hayuu qta bahas mengenai gangguan-gangguan menstruasi^^,

Gangguan menstruasi atau menstrual disorder merupakan disfungsionalitas pendarahan pada bagian uterus atau rahim. Disfungsionalitas ini kemudian menimbulkan abnormalitas menstruasi (gejala yang tidak normal pada saat menstruasi). Ada lima abnormalitas menstruasi yang umum dialami perempuan.

1. Amenorrhea

Kemungkinan penyakit ini ditunjukkan oleh dua hal. Pertama, menstruasi yang berhenti sebelum usia menopause dan bukan karena kehamilan. Kedua, siklus haid yang tidak jelas pada seorang remaja putri. Amenorrhea dapat disebabkan oleh penyakit fisik, perubahan berat badan secara mendadak, gangguan pola makan, latihan fisik berlebihan, hormon yang tidak teratur, pengobatan tertentu, dan stress.

2. Dysmenorrhea

Berupa rasa sakit ketika menstruasi. Ini dibedakan menjadi dua jenis, yakni dysmenorrhea primer dan dysmenorrhea sekunder Dysmenorrhea primer umumnya terjadi di tiga tahun pertama semenjak mendapat haid pertama. Rasa sakit akan berlangsung selama satu atau dua hari setiap periode dan bisa berlanjut setelah menopause. Produksi substansi kimia bernama prostaglandin diyakini sebagai penyebab dysmenorrhea primer, berbeda dengan dysmenorrhea sekunder yang disebabkan oleh penyakit pada organ reproduksi.

3. Menorrhagia

Menorrhagia diindikasikan dengan volume darah yang berlebihan dan/atau durasi yang terlalu lama.

4. Metrorrhagia

Metrorrhagia adalah pendarahan atau bercak-bercak di luar periode menstruasi.

Menorrhagia dan metrorrhagia disebut dysfunctional uterine bleeding atau disfungsional pendarahan pada uterin. Disfungsionalitas ini juga dapat mengganggu proses reproduksi karena mencegah implantasi embrio di uterus. Penyebabnya beragam, seperti penyakit von Willebrand , ketidakseimbangan hormon, fibroid , kanker, tiroid yang tidak normal, atau kondisi lainnya.

5. PMS

Selanjutnya adalah sindrom yang dianggap biasa sebelum datang bulan, yakni premenstrual syndrome (PMS). PMS bukan hanya sesuatu yang nyata, tetapi juga terkadang mengganggu. Tercatat 20% sampai 40% perempuan mengalami gejala PMS selama 7 sampai 10 hari sebelum menstruasi. Gejalanya pun beragam, baik secara fisik (misalnya berat badan naik atau gangguan tidur) maupun emosional (misalnya mood kacau atau depresi).

Tidak ada komentar: